TAK ADA YANG TAK MUNGKIN
RUNNER UP MASI BISA KITA RAIH
Seperti diketahui
memang saat ini Arema tetap berada diposisi kedua klasemen sementara
dengan mengemas 60 poin dari 31 pertandingan. Sama dengan perolehan poin
Persib (60 poin dari 32 pertandingan) yang berada diposisi ketiga,
karena kalah surplus gol. Begitupun dengan posisi keempat ditempati oleh
Mitra Kukar hanya selisih satu poin saja, yakni 59 poin dari 32 laga.
Sementara SFC, kendati masih terdampar di posisi kelima klasemen
sementara, tapi hanya selisih tiga poin saja dari Arema yang menempati
posisi runner up. Dengan mengemas 57 poin dari 32 pertandingan, artinya
peluang Laskar Wong Kito untuk berharap finish diposisi runner up masih
terbuka meskipun sangat berat.
Namun, tidak ada yang tidak
mungkin dalam sepakbola, karena laga lawan Arema-Barito kemarin telah
membuktikan kalau tidak ada yang bisa memprediksi hasil akhir dari
sebuah pertandingan. Meskipun Arema yang didukung oleh puluhan ribu
Aremania dan didukung finansial yang sangat baik, tapi siapa sangka tim
promosi Barito Putra sukses menahan imbang tim raksasa itu.
Manajer Tim SFC, Robert Heri mengakui kalau timnya harus berjuang sangat
berat jika ingin tetap berharap finish di posisi runner up. Selain
harus memenangkan dua sisa laga terakhir, timnya pun masih harus
berharap tim pesaing tergelincir. Meskipun sudah tidak terlalu bernafsu
mengejar posisi runner up, tapi paling tidak SFC bisa memperbaiki
peringkatnya ke posisi tiga besar hingga akhir musim nanti.
“Kita sadar jelang berakhirnya kompetisi ini masing-masing tim sama-sama
ngotot untuk memperbaiki posisinya. Tak terkecuali Persisam yang tampil
sangat baik dan mampu mempermalukan SFC meskipun kita bermain di
kandang sendiri,” katanya, Senin (2/9/2013).
No comments:
Post a Comment